Suasana pembukaan BIK SD Muhida Kelas 2. (Tagar.co/Mirza Putera Bhaskara) BIK Muhida mengajak 186 siswa kelas 2 belajar adab Islami melalui praktik langsung, mulai dari tertib di masjid hingga makan
Pelantikan IPM Kids Muhida (Tagar.co/Henny Rahmawati)
IPM Kids Muhida memulai kepemimpinan periode 2026-2027 setelah warga sekolah mengikuti proses pemilihan secara elektronik.
Tagar.co – IPM Kids SD Muhida memilih dan menyiapkan pemimpin siswa untuk periode 2026-2027 melalui proses demokrasi di sekolah, Sabtu (19/9/2026).
Guru, karyawan, dan siswa mengikuti rangkaian kegiatan tersebut di Auditorium SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (SD Muhida).
Sebelumnya, tim TPPK (Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan) menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan selama satu bulan. Proses itu meliputi pendaftaran, penyampaian visi dan misi, pemilihan secara elektronik, hingga pelantikan.
Dengan demikian, SD Muhida tidak sekadar mengenalkan demokrasi melalui teori. Sekolah juga memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk memilih pemimpin mereka.
Suasana berbeda tampak di lingkungan sekolah. Sejumlah kakak IPM Kids mengenakan rompi biru dan bersiap mengikuti rangkaian kegiatan.
Seorang siswa yang belum dijemput orang tuanya setelah mengikuti kegiatan BIK (Bina Iman dan Keislaman) kemudian memperhatikan aktivitas tersebut.
“Ada apa sih, Bu? Di aula kok banyak kakak-kakak yang memakai rompi warna biru yang sangat bagus?” tanyanya.
Guru itu kemudian menjelaskan, sekolah sedang menggelar pelantikan IPM Kids. Karena belum dijemput orang tuanya, siswa tersebut mendapat kesempatan menyaksikan kegiatan di auditorium.
“Bu, bagaimana caranya menjadi IPM Kids?” tanyanya lagi.
Guru tersebut menjelaskan, siswa dapat mengikuti pendaftaran ketika sekolah kembali membuka pemilihan IPM Kids.
Pemilihan Berlangsung Elektronik
Selanjutnya, proses pemilihan IPM Kids berlangsung secara elektronik. Warga sekolah mengikuti tahapan pemilihan setelah para calon menyampaikan visi dan misi.
Ibu Ummu Choiroh, S.H., M.H. menjadi penanggung jawab rangkaian kegiatan tersebut. Ia mengawal proses sejak persiapan pendaftaran hingga pemilihan.
Selain itu, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur sekolah dan organisasi. Perwakilan Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, pimpinan sekolah, lebih dari seratus guru dan karyawan, serta perwakilan IPM Cabang Sidoarjo turut hadir.
Setelah pemilihan selesai, perwakilan IPM Cabang Sidoarjo melantik pengurus IPM Kids Muhida periode 2026-2027 dengan ketua Ahmad Jamal Andunnasir.
Kemudian, Ketua Ahmad Jamal Andunnasir menyampaikan pidato pertamanya. Ia mengawali kepemimpinannya dengan mengutip pesan Khalifah Abu Bakar tentang amanah seorang pemimpin.
“Wahai manusia! Aku telah diangkat untuk mengendalikan urusanmu, padahal aku bukanlah orang yang terbaik di antaramu. Maka jikalau aku berbuat baik, bantulah aku. Dan jikalau aku berbuat salah, luruskanlah aku,” kata Ahmad Jamal.
Kutipan tersebut membuat suasana Auditorium Muhida sejenak hening. Para hadirin menyimak pesan yang disampaikan ketua IPM Kids.
Pesan itu juga menunjukkan pemahaman tentang tanggung jawab seorang pemimpin. Karena itu, para guru memberikan apresiasi terhadap pidato tersebut.
“Alhamdulillah, tidak salah pilihan warga sekolah,” ujar salah seorang guru.
Pengurus IPM Kids Diminta Menjadi Teladan
Sementara itu, Moch. Saifullah Rochim, S.E., M.Pd. menitipkan pesan kepada para pengurus IPM Kids yang baru dilantik.
“Semua anak-anak yang sudah dilantik hari ini harus benar-benar berusaha menjadi contoh yang baik buat teman-teman di sekolah,” pesannya.
Ia juga meminta para pengurus menjadi contoh dalam berbagai aktivitas. Misalnya, ketika melaksanakan salat, belajar di kelas, maupun bermain bersama teman.
Dengan demikian, kepemimpinan IPM Kids tidak hanya berkaitan dengan kegiatan organisasi. Para pengurus juga perlu menunjukkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
Setelah itu, rangkaian pelantikan memasuki acara hiburan. Viona, Khanza, dan Vanya membawakan lagu Rukun Sama Teman.
Lagu tersebut sekaligus menjadi penutup kegiatan. Melalui lagu itu, IPM Kids Muhida membawa pesan kerukunan bagi seluruh warga sekolah.
Akhirnya, IPM Kids Muhida memulai tugas kepemimpinan periode 2026-2027.(#)
Jurnalis Henny Ratmawati Penyunting Yekti Pitoyo





